YES AISEC, YES GLOBAL VOLUNTEER

AISEC adalah salah satu gerakan pemuda dan pemudi yang dimana merupakan NGO (Non Government Organization) yang memfasilitasi para pemuda dan pemudi untuk lebih Open Minded lagi dan organisasi yang memberikan kita wawasan yang luas dan lebih menyadari SDG’s dan penerapan dari SDG’s itu sendiri karena project yang ditawarkan sesuai dengan 17 bidang yang ada di SDG’s, intinya AISEC adalah organisasi yang memfasilitasi sedangkan kegiatan atau programnya itu adalah Global Volunteer.
Untuk proses pendaftarannya sendiri itu sangat mudah yaitu :
1. Mendatangi ketika AISEC open booth atau membuka stand di Fakultas-fakultas
2. Bertanya-tanya tentang sistem AISEC itu bagaimana
3. Mengisi Form
4. Tahap Induction
5. Membuat Expa atau akun khusus untuk mencari project
6. Memilih Negara dan project yang di inginkan
7. Interview terhadap project yang telah di pilih
8. Bila diterima, melanjutkan MoU
9. Membayar
10. Dan mengurusi segala sesuatu yang diperlukan
Di Term Summer kemaren Partisipan dari Universitas Jember salah satunya Alhamdulillah, dari Fakultas Keperawatan di tahun ada yang mengikuti AISEC sebanyak 4 Mahasiswa sedangkan dari FKM sendiri ada 1 Mahasiswa, salah satu dari 4 Mahasiswa yang mengikuti AISEC ini adalah Siti Nurmalasari atau bisa dipanggil dengan Cicit (Angkatan 2015) yang dilaksanakan dari tanggal 8 Juli sampai 18 Agustus 2017. Yaitu dia menuturkan untuk alasan mengikuti AISEC ialah “Ingin melatih kemampuan Bahasa Inggris dan melatih kepercayaan diri karena ketika mengikuti GV (Global Volunteer) ini secara otomatis membuat kita tertantang untuk berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Inggris dan dari sana dapat menemukan banyak pengalaman baru selain itu juga menambah wawasan”.
Tantangan demi tantangan di hadapi ketika mengikuti kegiatan ini yaitu proses perizinan dari keluarga, dari awalnya ragu karena ditakutkan belum bisa menjaga diri ketika mengikuti GV ini, namun karena usaha menyakinkan keluarga secara bertahap dan akhirnya restu dan perzinan pun di buka secara terbuka dan lebar oleh keluarga, selain itu tak luput dari dukungan selaku DPA (Dewan Pembimbing Akademik) yaitu Ns. Mulia Hakam, M.Kep., Sp.Mb yang menuturkan karena jarang dari mahasiswa DPA nya yang mengikuti Global Volunteer ini.
Cicit sendiri memilih untuk project nya dilaksanakan di Negara Malaysia karena lokasinya tidak jauh dari Indonesia dan bisa memulai “Go Aboard” di Negara-negara yang dekat terlebih dahulu dan disana juga tinggal dengan orang se rumah dari Negara-negara lain dan dalam komuikasi full Bahasa Inggris. Untuk Out put atau hasil dari kegiatan ini yaitu mendapatkan pengalaman baru, menambah kemampuan berbahasa Inggris, mendapatkan teman baru dari Negara lain hingga masih menjalin komunikasi sampai saat ini, serta Indonesia bisa dikenal melalui perjalanan ini, sahut Cicit.
Sedangkan Implementasi dari kegiatan ini yaitu sesuai dengan Projectnya “ Reach Out” adalah SDG’s 3 yaitu Good Health and Well Being yang dimana dari project ini memberikan pelajaran tentang bagaimana mengajari anak-anak dengan keterbelakangan mental, anak-anak autis, anak-anak yang terlantarkan, daan kerjanya selama disana di pusat terapi dan panti sehingga bisa melatih kemandirian mereka dengan keterbelakangan yang dimiliki, serta melatih komunikasi dan membantu mengurangi tekanan mental mereka yang ditelantarkan.
Pesan khusus dari Cicit untuk Mahasiswa Keperawatan Universitas Jember yaitu bagi yang ingin merasakan pengalaman menjadi GV di Luar Negeri jangan takut karena kalian pasti akan merasakan pengalaman baru yang tidak didapatkan atau belum selama di Indonesia.

Penulis : Siti Qomariyah (Divisi Redaksi)

Leave a Reply