MUSYAWARAH KOTA PPMI REGIONAL JEMBER


Jember, 9 September 2017 sekitar pukul 12.30 WIB yang bertempat di Aula Fakultas Teknik Pertanian Universitas Jember diadakan pertemuan Rapat Besar Terkait Program Kerja dari PPMI (Persatuan Pers Mahasiswa Indonesia) yang berada di daerah atau regional Jember. Di kepengurusan Periode2017/2018 ini menyajikan Beberapa Program Kerja yang dilaksanakan atau dikoordinatori oleh Berbagai Kalangan Divisi-divisi dan di Ketuai oleh PPMI Regional Jember yaitu Mohamad Nazilul Mutaqin.
Di lingkup PPMI regional jember sendiri yang tergabung dalam organisasi ini yaitu dari UKM/LPM Fakultas-fakultas yang ada di Universitas Jember, Politeknik Jember, dan beberapa instansi lainnya yang ada di Jember.
Divi-divisi tersebut antara lain :
1. Di Bidang Biro Umum
Program kerja dari biro umum yaitu mengatur, menjalankan dan mengawasi dibidang administrasi. Selain itu juga bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Jadi biro umum disusun untuk mengemban tanggung jawab dibidang kesekretariatan.
2. Badan Pekerja Kota (BPK) Media
Program kerja dari Badan Pekerja Kota (BPK) media yaitu yang disusun sebagai wujud pengabdian selama menjabat sebagai anggota PPMI. Dalam kerjanya pihak media sering menanggapi tiap pengawalan isu dengan cara menciptakan karya jurnalistik dan tentunya berdasar pada kode etik PPMI. Selain itu media juga berperan sebagai pembantu publikasi karya jurnalistik tiap lembaga pers mahasiswa (LPM) jika dibutuhkan.
3. Badan Pekerja Kota (BPK)Penelitian dan Pengembangan (Litbang)
Di litbang sendiri yang berfungsi memfasilitasi litbang-litbang LPM (Lembaga Pers Mahasiswa), menjaga ritme dan stabilnya kondisi PPMI, serta melakukan riset dan pengembangan di tataran kota.
4. Badan Pekerja Kota (BPK) Jaringan Kerja
Jaringan kerja menghimpun segala informasi-informasi lebih banyak lagi. Namun, dibutuhkan peran seta dari semua pihak terkait, sehingga rencana dapat terlaksana dengan baik.
5. Badan Pekerja Kota (BPK) Advokasi
Advokasi berperan sebagai pengawal kinerja LPM agar sesuai dengan kaidah jurnalistik dank ode etik. Selain itu juga berperan saat LPM mengalami permasalahan atau terjerat kasus terkait produk jurnalistiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *